September 04, 2012

Beruntunglah menjadi orang yang Ekspresif

Saya justru sangat beruntung, ketika saya dapat mengeluarkan emosi, perasaan yang sedang saya rasakan. Pasalnya, beberapa teman saya mengalami kesulitan dalam mengungkapkan emosi yang mereka rasakan. Saya idak pernah tau apa yang menjadi sebabnya, mungkin saja ini merupakan sifat dasarnya yang pemalu, atau bisa jadi keadaan psikologis orang yang berbeda-beda dalam menghadapi atau menanggapi situasi yang menghampirinya. Ketika saya senang, saya dengan mudah akan tertawa, senyum sendiri, atau terkadang berlebihan senangnya (euphoria), ketika saya sedih saya dengan mudah pula akan menangis, ketika saya tidak suka juga sakay akan marah. Sewajarnya saya dapat merasakan dan meluapkan terhadap situasi yang ada, tentu saja dalam kadar yang tidak berlebihan. Ada beberapa teman gwe yang kadang sulit mengungkapkan apa yana dirasakan, dya mampu menahan tangis ketika sedih banget atau sebaliknya. Ini yang salah ada pada saya atau pada yang lain?? Mungkin banyak pula yang menilai saya terlalu sensitif, tapi saya beranggapan itu tidak benar karena saya mampu mengelurkan apa yang saya rasakan. Karena sejujurnya setelah itu, maka saya akan merasa lega tak ada yang perlu ditahan.. Saya memang cnengeng... yayayayayaya.. terserah anda menilaninya, tapi saya beruntung menjadi orang yang ekspresif.